Berhijab di lingkungan masyarakat yang modern !

Berhijab di lingkungan masyarakat yang modern

Tiungmode.com, Berhijab di lingkungan masyarakat yang modern ! – Perempuan muslim yang masih muda dan berpendidikan lebih memilih untuk memakai hijab sebagai pakaiannya karena kemapuan mereka untuk mengintegrasikan ke dalam masyarakat modern menurut beberapa sumber yang dapat dipercaya. Karena hijab dipercaya sebagai ekspresi asli religious untuk seorang wanita muslim. Sekaligus hijab memberikan suatu pembeda antara wanita lainnya. gerakan modern-hari ini, dikodifikasikan oleh Iran, Arab Saudi, Afghanistan Taliban dan Negara Islam, telah keliru membuat kata Arab jilbab identik dengan “jilbab.” Ini penggabungan dari jilbab dengan kata sekuler jilbab menyesatkan. “Hijab” secara harfiah berarti “tirai” dalam bahasa Arab. Ini juga berarti “bersembunyi,” “yang menghambat” dan “mengisolasi” seseorang atau sesuatu. Hal ini tidak pernah digunakan dalam Al-Quran berarti jilbab. Dalam sehari-hari bahasa Arab, kata “jilbab” adalah tarha. Dalam bahasa Arab klasik, “kepala” adalah al-ra’as dan cover gheta’a. Tidak peduli apa rumus yang Anda gunakan, “jilbab” tidak pernah berarti jilbab. Media harus menghentikan penyebaran penafsiran menyesatkan ini.

Untuk kita, “jilbab” adalah simbol dari penafsiran Islam kita menolak yang percaya bahwa perempuan adalah gangguan seksual untuk pria, yang lemah, dan dengan demikian tidak harus tergoda oleh pemandangan rambut kita. Kami tidak membelinya. Ideologi ini mempromosikan sikap sosial yang membebaskan orang dari pelecehan seksual perempuan dan menempatkan tanggung jawab pada korban untuk melindungi dirinya dengan menutupi.

Di zaman yang serba modern yang serba bebas dalam menentukan pilihan hidup individu masing – masing. Terlepas dari hanya sekedar fashion, seorang aktivis atau hanya masayarakat biasa. Semua dari kita percaya dan tentunya akan setuju bahwa kebebasan tidak harus merugikan orang lain hanya untuk kepentingan diri sendiri. Salah satu contohnya yaitu bebas melakukan apapun sesuai apa yang kita inginkan selama tidak merugikan orang lain. Jadi meskipun di jaman yang serba bebas tetapi tetap saja harus ada batasan batasan yang harus dilakukan dalam setiap hal yang kita kerjakan, karena manusia bersifat social yang pastinya akan selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupan sehari – hari dan untuk berinteraksi dengan lingkungan social.

Kita hidup dalam masyarakat dan ini adalah cara yang umum diterima oleh yang kita bisa berkomunikasi dan menghormati orang. Tidak ada yang memiliki hak untuk menyakiti orang lain secara fisik dan emosional dari kebebasannya. Kembali lagi kepada konsep islam mengenai hijab di zaman modern.

Jilbab/Hijab awalnya adalah sebuah benda yang kemunculanya akibat dari dorongan syariat, artinya munculnya ide budaya materi Jilbab/Hijab adalah berasal dari hukum Allah yang jelas, sudah diberi definisi dan ketentuan apa yang dimaksud, dan dalam kadar seperti apa sesuatu bisa disebut sebagai sebuah Jilbab/Hijab/Kerudung.

Dalam agama islam, Allah memerintahkan pada kaum wanita untuk memelihara & menutup auratnya. Selain karena perintah Allah, dengan menutup aurat akan menambah pahala kita, menjauhkan diri dari hawa nafsu laki-laki, serta menunjukkan kebanggaan kita sebagai kaum muslim. Dan salah satu cara untuk menutup aurat adalah dengan menggunakan hijab/jilbab. Seiring dengan perkembangan zaman khususnya dibidang fashion yang semakin maju seperti saat ini, membawa pengaruh serta perubahan pada cara penggunaan hijab/jilbab pada kaum wanita (baik pengaruh yang datangnya dari dalam/luar negeri). Hijab Modern. Saat ini kaum wanita yang berhijab/jilbab tidak perlu khawatir terlihat kuno saat menggunakan jilbab karena saat ini penggunaan hijab/jilbab telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga membuat kaum wanita terlihat lebih modis, elegan dan femimin.

Kaum wanita yang berhijab/jilbab dapat memodifikasi tampilannya dengan busana muslimah, celana jeans, serta acecories lainnya. Meskipun begitu, saat ini banyak kita temui cara pemakaian busana muslim & hijab/jilbab yang  justru sebenarnya tidak sesuai dengan syariat agama islam. Banyak sekali kaum wanita yang justru tampil berlebihan, menggunakan berbagai macam acecorries, menggunakan pakaian press body (ketat), pakaian berbahan tipis (transaparan), kerudung yang pendek dan tidak menutupi bagian tubuh  yang menjadi aurat. Hal ini menunjukkan bahwa kaum wanita lebih mementingkan perkembangan mode agar terlihat fashionable, tidak kuno, out of date, dan ketinggalan zaman daripada menutup auratnya dengan benar dan mengikuti cara penggunaan hijab/jilbab yang sesuai dengan syariat islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *